GANYANG, BUNGO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Bungo menggelar rapat organisasi yang dirangkai dengan silaturahmi serta penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh pengurus DPD IKM Kabupaten Bungo, Sabtu (25/7/2026), di Café dan Resto Tanah Abang, Muara Bungo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Nomor: 002.IKM.BGO/VII/2026 yang ditandatangani Ketua DPD IKM Kabupaten Bungo, Bujang Yurnalis, SE, bersama Sekretaris Hardi, SH.
Dalam sambutannya, Ketua DPD IKM Kabupaten Bungo, Bujang Yurnalis, SE, menegaskan bahwa seluruh pengurus memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai luhur Minangkabau sebagai pedoman dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat.
Ia menjelaskan, visi DPD IKM Kabupaten Bungo adalah mewujudkan organisasi yang bersatu, religius, berbudaya, dan berdaya, serta mampu berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Bungo.
“Visi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila seluruh anggota menjadikan silaturahmi, gotong royong, dan musyawarah sebagai landasan dalam setiap langkah organisasi,” ujarnya.
Menurut Bujang Yurnalis, rapat organisasi bukan sekadar forum pengambilan keputusan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antaranggota.
Ia menilai perbedaan pendapat dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajar dan justru menjadi kekuatan untuk melahirkan keputusan yang lebih baik.
«”Perbedaan pendapat adalah rahmat. Pepatah Minangkabau mengajarkan, Dek basilang kayu ditungku, makonyo nasi jadi masak. Perbedaan bukan untuk memecah belah, melainkan menjadi sumber lahirnya keputusan yang lebih matang, bijaksana, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh anggota,” katanya.»
Pada kesempatan itu, Bujang Yurnalis juga mengutip pesan tokoh nasional asal Sumatera Barat, Gamawan Fauzi, yang menyatakan bahwa orang Minangkabau sejatinya adalah pemimpin, pelopor, pembuat, dan perintis, bukan sekadar pengikut.
Menurutnya, karakter kepemimpinan masyarakat Minangkabau lahir dari perpaduan nilai agama, adat istiadat, serta pendidikan di surau yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa.
Ia mengajak seluruh pengurus untuk mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi membesarkan organisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jadikan IKM Bungo sebagai rumah besar yang mampu merangkul seluruh warga Minang di Kabupaten Bungo, melestarikan adat dan budaya, memperkuat nilai-nilai agama, serta memberikan manfaat nyata bagi anggota dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Bujang Yurnalis berharap setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat tersebut menjadi pijakan untuk membangun organisasi yang semakin solid, bermartabat, serta mampu melahirkan generasi Minangkabau yang tetap menjadi pemimpin, memberi teladan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
